
Kemarin (tanggal 13 Oktober 2008) orang nomor satu di Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudoyono atau biasa akrab dipangil SBY datang ke kota Malang. Kedatangan SBY ke Rumah Pintar ini membawa dasmpak yang luar biasa bagi kota Malang. Pom yang ada di kota Malang kehabisan stok BBM sejak malam harinya, hingga saat ini. Pada hari kedatangan orang nomor satu yang hendak mencalonkan diri lagi ini, membawa dampak besar sekali bagi kota Malang mulai perekonomian dan hankam kota Malang dan sekitarnya. Pedagang pinggir jalan yang membuka kios bensin berkurang pendapatannya dari menjual bensin, karena pihak pertamina tidak mengijinkan adanya pembelian dalam jerigen. Pengendara juga sangat direpotkan dengan keadaan ini. Antrean panjang terjadi sore harinya setelah siang hari benar-benar kosong BBM. Banyak sekali pengendara motor terpaksa mendorong kendaraannya dan tidak mendapatkan setetes bensinpun, termasuk saya salah satu korbannya. Aktifitas warga kota Malang tidak berjalan seperti biasanya, begitu pula saya.
Kepulangan Sby juga membawa korban di Pasuruan. Truk yang mengangkut tentara setelah apel penyambutan SBY mengalami kecelakaan. Setelah oleng karena menghindari mini bus, truk yang mengangkut orang-orang kekar dan dadah ini menabrak pangkalan ojek. Korban dari tragedi ini cukup parah. Selain pihak penumpang truk pihak ojek juga menjadi korban tragedi ini.
Tragedi ini merupakan kesekian kalinya 'orang nomor satu' ini dalam berkunjung ke daerah-daerah.

No comments:
Post a Comment