Menjelang eksekusi mati pelaku bom Bali 12 Oktober 2002 lalu, membawa teror mencekam. Mulai rakyat di Bali, rakyat Indonesia secara umum, hingga Presiden Susilo Bambang Yudoyono. Bentuk ancaman beraneka ragam. Ada yang berupa teror bom dimana-mana, hingga melalui situs website. Hal ini membuat sibuk petugas kepolisian untuk mengamankan situasi yang terjadi.
Kepastian pelaksanaan eksekusi mati masih belum jelas, selalu masih ada alasan untuk penundaan pelaksanaan eksekusi mati terpidana mati kasus bom Bali ini.

No comments:
Post a Comment